Ketika rasa itu datang aku gak pernah bayangkan sebelumnya
Kalau hatimu sebaik itu, Alangkah berutungnya aku bertemu dengan mu
Kau bawa aku menuju jalan yang lurus
Jalan yang terang menuju kedamai di dunia dan di akhirat
Bahkan jalan menuju surga
Aku yang dihatimu ada cinta! cinta yang suci yang datang dari Allah
Cinta yang abadi , cinta yang tulus
Walaupun belum tentu ku kan dapat mnggapaimu
Cintamu adalah cinta yang dapat di banggakan
Di banggakan pada semua remaja
Di banggakan pada orang tua
Dan bahkan!
Dapat di banggakan pada anak – anak
Karena cintamu yang suci dan iklas
Karena cintamu yang suci dan murni
Mungkin cintamu suci nan fitri seperti nama “Fitri”
Karena yang ada hanya tuk tuduk pada perintah dan larangan Allah











sunny berkata,
Juni 9, 2007 pada 12:41 pm
Alangkah indahnya mengalami cinta yang seperti puisi itu…tolong tunjukan pada saya, bagaimana caranya agar kita bisa seperti itu…kenyataanya sangat sulit untuk di jalankan pada masa sekarang ini….aku sangat menyukai puisinya..apakah aku bisa seperti “fitri” pada puisi itu???hanya Allah yang tahu…
parjono berkata,
Juni 11, 2007 pada 6:44 am
Teriama kasih,Sunny kalua suka akan puisinya! Semua orang bisa memiliki cinta yang seperti itu,termasuk Sunny. Memang agak sulit, tapi bukan berarti gak bisa! Hanya kita harus tanamkan kalua “cinta itu suci”. Jadi kita jangan pernah mengotorinya. Dengan perbutan2 yang di larang oleh Allah.Insya Allah cinta yang kita milikadalah cinta yang dapat “Dibanggakan”